Ahimsa satyavacanam sarvabhutesu sarjavam ksama, caivapramadacca yasyaite sa sukham bhavet.
Artinya:
Ini yang benar-benar harus dikuasai;
1. Ahimsa = Tidak menyakiti atau tidak membunuh
2. Satya = Berkata benar
3. Tidak berniat jahat terhadap mahluk apapun,
4. Tahan uji
5. Tidak alpa/lengah
Orang yang memiliki semuanya itu sesungguhnya telah mendapatkan kebahagiaan.
Kebahagiaan akan didapat bila kita telah memiliki sifat-sifat: ahimsa; tidak menyakiti mahluk lain baik dengan pikiran, perkataan maupun perbuatan. Setiap orang senang bergaul dengan orang yang tidak suka menyakiti mahluk lain. Karena tidak ada seorangpun yang suka disakiti. Setiap orang suka disayang. Bila kita bisa mengembangkan sifat ahimsa, maka setiap gerak langkah kita disertai dengan kasih…semua gerak menimbulkan kesejukan dihati, menyenangkan setiap orang yang kita temui akibatnya setiap orang menebar senyum, sehingga dunia ini akan tampak indah dan menyenangkan.
Satya=berkata benar, istilah lainnya yang lebih populer, Jujur. Mata uang yang paling sah yang bisa diterima tanpa melihat batas-batas bangsa, negara, budaya, wilayah, dll adalah kejujuran. Tidak ada orang yang suka dibohongi, Semua orang ingin mendengarkan kebenaran. Orang yang jujur disukai dalam pergaulan.
Orang yang mampu menjaga dirinya untuk tidak berniat jahat terhadap mahluk apapun maka wajahnya akan tampak bersih dan bersinar, enak dipandang. Bila niat jahat tidak ada dalam diri orang, maka yang ada hanya niat baik pada mahluk lain. Niat baik ini akan terimplementasi melalui pikiran yang baik, perkataan yang baik dan perbuatan yang baik dan bermanfaat. Dengan tidak ada niat jahat dalam diri kita maka batin ini tidak ada ikatan jahat yang ada hanya kebaikan, kebaikan ini akan memberikan ketenangan dalam diri dan hati.
Tahan Uji adalah merupakan kwalitas yang sangat dibutuhkan dalam persaingan global, dalam kehidupan sehari-hari, tahan menghadapi setiap jenis ujian, baik ujian mental maupun ujian fisik. Kemampuan tahan uji ini mutlak dibutuhkan untuk mencapai suatu target. Tahan uji merupakan pertahanan mental yang dasyat untuk mewujudkan segala rencana dalam hidup ini.
Tidak alpha/lengah. Selalu inget dan waspada, sehingga bisa memprediksi secara dini apapun resiko yang akan muncul dalam kehidupan ini. Kemampuan memprediksi resiko membantu kita menyusun strategi yang matang untuk mengatasi setiap resiko yang muncul dalam hidup kita. Resiko bukan sesuatu yang perlu ditakutkan, resiko tidak bisa dihindari dia selalu hadir dalam setiap sisi hidup entah besar ataupun kecil. Dengan tidak lengah/selalu waspada maka kita bisa memperhitungkan resiko dengan baik selanjutnya mengurangi dan meniadakannya dengan strategi matang yang telah disusun.

