Om Swastyastu,
Mari kita bahas satu persatu lima komponen penting dari sang diri.
1. JIWATMAN/ROH
Tubuh ini, pikiran ini, egoisme/ahamkara dan buddhi bisa bekerja bila ada sang Jiwa atau Roh/Atman. Bila sang roh telah meninggalkan tubuh maka keempat komponen yang lain akan tidak berfungsi lagi. Jiwatman ini yang menghidupi manusia,
Pada awalnya Jiwatman ini adalah sangat suci, sangat berpengetahuan, sangat hebat luar biasa, karena Beliau adalah percikan kecil dari Brahman/Tuhan.
Namun karena kontak dengan maya, dan terbungkus dengan karmawasana dari inkarnasi yang satu ke inkarnasi yang lainnya, sehingga sang Jiwa menjadi kotor, tidak murni lagi, ibarat kaca mata, yang ditutupi debu sulit digunakan untuk membedakan antara warna yang satu dengan warna yang lainnya.
Jiwa ini kudu dibersihkan dengan Tapa, meditasi, Yadnya (yadnya ilmu, yadnya materi, nasehat, tenaga/jasa, dll) agar cahaya terangnya muncul kembali
Sehingga bisa menghidupi setiap unsur yang lainnya.
Jiwa/Roh itu perlu makanan, orang bilang santapan roh/jiwa, yang lebih dikenal kemudian menjadi Santapan Rohani. Sehingga jiwanya tenang, tidak labil, perlahan namun pasti tersingkap sedikit demi sedikit kotoran yang melingkupinya, dengan aktivitas spiritual yang dijalaninya. Ada banyak jalan spritual yang diciptakan Tuhan, tinggal pilih yang bener-bener cocok dan memberi kedamaian dan ketenangan.
Orang yang mampu melakukan aktivitas spiritual ini dengan baik maka muaranya adalah kedamaian, keindahan dan kebenaran. Bukan hanya pada dirinya juga pada lingkungan disekitar dia berada. Orang-orang ini disebut dengan memiliki kemampuan Spritual Quotient yang tinggi (SQ)
2. Buddhi/Kecerdasan…… Bersambung………..

