Om Swastyastu
Sarvam jihmama mrtyupadamarjavam brahmanah
padam etavam jnanavisayah kin pralapah karisyate
Artinya:
Sebab selama ketidak jujuran menjadi dasar perbuatan, terang itu adalah maut, yang tidak akan mengakibatkan terlepas dari ikatan duniawi; akan tetapi, jika arjawa (ketulusan hati) dasar perbuatan itu, tentu Brahmaloka tercapai, tempat menikmati kebebasan (moksa); demikianlah dalam keseluruhan jalan ikhtiar atau cara berfikir; tiada guna banyak biacara; itulah yang merupakan dasar kekuatan pikiran.
Dalam kehidupan ini, usahakanlah selalu untuk mendasari setiap gerak dengan kejujuran, dengan ketulusan hati, hanya itu yang akan menbantu kita mencapai kebebasan dari ikatan samsara (reinkarnasi) yang disebut dengan moksa, berhasil mencapai Brahma Loka.
Janganlah sekali-sekali kita mendasari setiap aktivitas kita dengan ketidak jujuran, itu tidak akan pernah mengantarkan kita pada kebebasan, kita akan tetap terikat dengan dunia, terjurumus dalam lingkaran reinkarnasi.
Jangan pula banyak bicara, karena semakin banyak bicara, semakin banyak peluang kesalahan, bicaralah sesuai dengan keperluan, bila mana itu perlu atau penting barulah bicara. Kita terlahir dengan dua mata dan dua telinga tapi hanya satu mulut. Artinya kita harus banyak melihat, banyak mendengarkan, dan hemat bicara.

